| Home > AusAID Projects > AusAID Archives > Banking and Finance Monitoring | ![]() |
Banking and
Finance
This project is necessary for several reasons:
![]() When the Indonesian banks collapsed during the economic crisis big changes needed to be made to help reform the 4 state-owned banks - Mandiri, BNI, BRI, BTN. The government has spent a huge amount of funds to rescue these banks. In both deposits and loans, these government banks have over 50 percent of the total banking system. In rural areas the state banks often have one hundred percent of the market because in unit desa and small villages it is often only government banks available to the local people. The four state banks are managed by the Ministry of Finance and this AusAID project is located at the Ministry.
The purposes of this AusAID project include -
Steven Orr, Gavin Forte and Paul Milton
are 3 Senior Australian Bankers working together with six local staff
of the Ministry of Finance in Jakarta. They are being trained in areas
such as financial analysis, interview techniques (used with state bank
personnel for information) and understanding the complex issues in banking
today. There is also a local management team inside the Ministry of Finance.
The project is assisting them to analyze the issues relating to the problems
of state banks. The project team also assists the Ministry of State Owned
Enterprises (MSOE or Menneg BUMN) as it is the owner of the state banks.
Another important part of the project is to help the Ministry of Finance
and MSOE in their important relationships with the IMF and the World Bank
who need to know about the progress being made to improve the banking
system. Unit Pemantau Bank-Bank Milik Pemerintah Tahukah Anda bahwa ada sebuah proyek AusAID yang bekerja dengan industri perbankan dan keuangan Indonesia? Mengapa proyek semacam ini perlu dan apa artinya bagi kita? Inilah alasan-alasan perlunya proyek ini:
Pada saat bank-bank di Indonesia terpuruk selama kiris ekonomi, perlu dibuat perubahan besar untuk memulihkan keempat bank milik pemerintah yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN. Pemerintah telah menghabiskan banyak sekali dana untuk menyelamatkan bank-bank ini. Untuk deposito maupun pinjaman, bank-bank pemerintah ini memiliki lebih dari 50 persen dari total sistem perbankan. Di daerah pedesaan, bank-bank pemerintah sering menguasai seratus persen pasar karena bagi penduduk lokal di unit desa dan desa-desa kecil seringkali yang ada hanyalah bank-bank pemerintah. Keempat bank pemerintah dikelola oleh Menteri Keuangan dan proyek Aus AID ini ditempatkan di Kementrian Keuangan. Proyek ini sangat unik. Ini pertama kali bagi AusAID bekerja di sektor keuangan publik. Salah satu alasan utama mengapa AusAID mendukung proyek ini adalah karena ongkos terbesar yang harus ditanggung Indonesia akibat krisis di tahun '97 adalah penyelamatan bank-bank pemerintah tersebut. Tanpa bank yang kuat perekonomian Indonesia tidak dapat berfungsi. Bank-bank Australia memiliki catatan manajemen yang baik dan mampu memberikan saran dan bantuan teknis yang sesuai. Saran ini bersifat indipenden dan tidak ada sangkut pautnya dengan IMF dan Bank Dunia. Tujuan proyek AusAID ini meliputi:
Steven Orr, Gavin Forte, dan Paul Milton adalah tiga orang Banker Senior Australia yang bekerja bersama-sama dengan enam staf lokal pada Kementrian Keuangan di Jakarta. Mereka sedang dilatih dalam bidang seperti analisis keuangan, teknik wawancara (dengan menggunakan pegawai bank pemerintah sebagai informasi) dan memahami masalah perbankan yang saat ini sangat kompleks. Ada juga tim manajemen lokal di dalam Kementrian Keuangan. Proyek ini membantu mereka menganalisis hal-hal berkaitan dengan masalah yang dialami bank-bank pemerintah. Tim proyek ini juga membantu Meneg BUMN karena bank-bank pemerintah merupakan milik Meneg BUMN. Bagian penting lainnya dari proyek ini adalah membantu Menteri Keuangan dan Meneg BUMN menjaga hubungan pentingnya dengan IMF dan Bank Dunia yang perlu mengetahui kemajuan yang sedang dibuat untuk memperbaiki sistem perbankan. Proyek yang didanai oleh Australia ini merupakan proyek utama dalam proses reformasi perbankan. Proyek ini telah berjalan selama dua setengah tahun dan dilaksanakan hingga Desember 2003.
|
![]() |
![]() |
![]() |