KangGURU Radio EnglishHome page
  Home > AusAID Projects > AusAID Archives > HIV AIDS Counsellor Training
KangGURU Radio English

HIV AIDS Counsellor Training
 
Bahasa Indonesia

Kim Benton is a trained psychologist with the Centre for International Health at the Burnet Institute in Melbourne. He is currently involved in HIV/AIDS counselor training programs here in Indonesia as a part of the AusAID partial funded NGO HIV/AIDS project. Twenty five percent of the funding has been provided by Burnet. Together with Indonesian counterparts, Mr. Marcel Latuihamallo and Ms. Kustin Kharbiati from Mitra Indonesia Foundation, Jakarta, he is providing HIV/AIDS counsellor training. This training will allow the proper selection of members of local NGOs who will go on to provide appropriate counseling about HIV/AIDS.     

The training of Indonesians to implement the work such as this is important and Kustin is a good example. In 2000 she attended a short course in Melbourne sponsored by the Australia Indonesia HIV/AIDS Prevention and Care Project in association with Burnett and IASTP II. Building the capacity of local NGOs is vital for successful continuation of the counseling work.

Eventually they'll be able to take over the training as well as the counseling. The role of the HIV/AIDS counselors is to be available to people who want to test for HIV and also be available for people after testing. They teach people about HIV. They will also provide information, care and support for people who are either positive, or who want to remain negative. Kim is a frequent visitor to Indonesia but he also works extensively in Laos, China, India and the Pacific Region. He is well known to many in Indonesia through his involvement in the Indonesia Australia Specialised Training Program (IASTP II) for over seven years as a training co-ordinator and lecturer.



Pelatihan bagi Penyuluh HIV AIDS

Kim Benton adalah psikolog pada Pusat Kesehatan Internasional di Burnet Institute di Melbourne. Saat ini ia sedang ikut aktif dalam program pelatihan bagi para penyuluh HIV/AIDS di Indonesia. Proyek ini diperuntukkan bagi LSM HIV/AIDS yang didanai melalui program bantuan pemerintah Australia (AusAID). Dua puluh lima persen dari dana tersebut disumbangkan oleh Burnet. Bersama rekan-rekan Indonesianya, Bapak Marcel Latuihamallo dan Ibu Kustin Kharbiati dari Yayasan Mitra Indonesia Jakarta, dia memberikan pelatihan pembina HIV/AIDS. Pelatihan ini akan memilih anggota LSM-LSM lokal yang tepat untuk melanjutkan program penanggulangan HIV/AIDS.

Pemberian pelatihan bagi orang-orang Indonesia untuk menerapkan pekerjaan seperti ini penting. Ibu Kustin adalah teladan yang bagus. Pada tahun 2000 dia menghadiri kursus singkat di Melbourne yang didanai oleh Proyek Penanggulangan HIV/AIDS Australia Indonesia yang bekerja sama dengan Burnett dan IASTP II. Kapasitas LSM-LSM lokal penting untuk ditingkatkan demi kesinambungan pekerjaan pembinaan ini.

Pada akhirnya kelak mereka akan dapat mengambil alih pelatihan dan pembinaan program ini. Peranan para penyuluh HIV/AIDS adalah harus selalu tersedia bagi siapa saja yang ingin melakukan tes HIV dan siap mendampingi mereka setelah tes tersebut. Mereka mengajar orang tentang HIV dan menyediakan informasi, perawatan, dan dukungan bagi orang-orang yang positif HIV atau mereka yang ingin tetap bebas dari virus tersebut. Kim sering berkunjung ke Indonesia, tetapi dia juga aktif di Laos, Cina, India, dan di wilayah Pasifik. Ia juga dikenal di Indonesia melalui keterlibatannya dalam Program Pelatihan Khusus Indonesia Australia (IASTP II) selama lebih dari tujuh tahun sebagai koordinator pelatihan dan dosen.

Return to Archive of AusAID Project Reports

Return to top

Students across the archipelago learn English with Kang GURU Learning English is Fun!
AusAID in Indonesia - Australian Government IALF Education for Development Radio Republic Indonesia